‘Gunakanlah lima hal dengan sebaik mungkin, sebelum datangnya lima hal keadaan :
1. masa
mudamu sebelum datang masa tuamu
2. sehatmu
sebelum dating sakit kepadamu,
3. masa
kaya-mu sebelum masa fakirmu,
4. masa
hidupmu sebelum dating ajal kematianmu
5. waktu
senggangmu sebelum waktu sibukmu
(HR.al-Hakim dan al-Baihaqi, dengan sanad hasan)Catatan :
1. selagi muda fisik masih kuat, maka
hendaknya seseorang menghiasi diri dengan ketaatan kepada Alloh swt. Karena ada
masanya nanti tubuh yang kuat itu akan berkurang dan menjadi lemah sejalan
dengan bertambahnya usia. Tubuh yang kuat akan menjadi renta, dan tak ada
gunanya menyesali masa muda yang telah terlewati.
2. selagi tubuh seorang muslim diberi
kesehatan oleh Alloh, maka sudah seharusnya ia mensyukurinya dengan
memperbanyak amal salih, dan bukan sebaliknya.
3. harta benda yang sekarang di
tangan seseorang, belum tentu akan bias ia nikmati. Tetapi
pertanggungjawabannya tetap menjadi beban bagi dirinya. Untuk itulah hendaknya
seseorang sesering mungkin berinvestasi untuk kehidupan akhirat, dengan cara
memperbanyak sedekah. Karena sejatinya itulah harta yang ia miliki.
4. sebisa mungkin seseorang harus
beramal, yang apalagi bila amal itu pahalanya bisa mengalir, ketika ia sudah
meninggal sekalipun. Atau dengan ungkapan lain ini disebut dengan amal jariyah.
5. sebenarnya selagi seseorang itu
masih hidup, maka berarti ia punya waktu luang untuk meraih sesuatu. Dan
sesuatu yang paling mendasar untuk diraih adalah kehidupan akhirat yang layak,
yaitu mendapatkan surganya Alloh swt. Dan apabila seseorang telah melangkah
masuk ke gerbang kematian, maka waktu luang itu sudah tiada lagi. Beruntunglah
bila seseorang mati dengan membawa iman, dengan kata lain disebut dengan husnul
khotimah
------0-----

0 komentar:
Posting Komentar